RESEPSI HADIS DALAM KONTEN YOUTUBE GURU GEMBUL EPISODE 182: CARA MENGUKUR KADAR INTELEKTUALITAS SESEORANG
DOI:
https://doi.org/10.63398/jih.v1i2.39Keywords:
Seren Taun, Hadith, Social Values, Gratitude, TraditionAbstract
Penelitian ini mengkaji resepsi hadis dalam konten video YouTube Guru Gembul episode 182 yang berjudul “Cara Mengukur Kadar Intelektualitas Seseorang”, dengan fokus pada dua hadis utama yang dipaparkan, yaitu larangan berprasangka buruk dan keutamaan sabar dalam menghadapi ujian. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai hadis tersebut diinterpretasikan dan dikontekstualisasikan dalam media digital serta bagaimana pesan tersebut diterima oleh audiens. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis isi terhadap transkrip video dan komentar penonton sebagai data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Gembul menyajikan hadis secara aplikatif dan kritis, menekankan pentingnya sikap terbuka, objektivitas, dan kesabaran sebagai indikator intelektualitas dan keimanan. Respon audiens mayoritas positif, menandakan efektivitas media YouTube sebagai sarana dakwah dan pembelajaran hadis kontemporer. Penelitian ini menegaskan bahwa media digital membuka ruang baru bagi proses resepsi hadis yang interaktif dan kontekstual, sekaligus menuntut pemahaman kritis dari para penikmatnya
References
Alfiah. (2016). Studi ilmu hadis. Pekanbaru: Kreasi Edukasi.
Al-Nawāwī. (1994). Sharḥ Ṣaḥīḥ Muslim (Juz 1, hlm. 170). Bairut: Dār Iḥyā’ al-Turāth al-‘Arabī.
Ardiwinata, D. K. (1984). Tata bahasa Sunda. Jakarta: Balai Pustaka.
Badr al-Dīn al-‘Aynī. (2013). ‘Umdah al-Qārī syarḥ Ṣaḥīḥ al-Bukhārī (Juz 26, hlm. 215–216). Bairut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Bintang, R. (2004). Kesantunan berbahasa pada kanal YouTube Guru Gembul dan implikasinya terhadap pembelajaran teks tanggapan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 9575.
Daraini, N. S. (2024). Peran media sosial YouTube sebagai media edukasi dalam pendidikan generasi Z. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Budaya, 4(2), 100.
Dewi, S. K. (2017). Fungsi performatif dan informative living hadis dalam perspektif sosiologi refleksi. Jurnal Living Hadis, 2(2), 115.
Fadilha, R. (2021). Resepsi hadis di media sosial. Al-Manar, 8(1), 32.
Fahrurrozi. (n.d.). Ilmu dakwah. Jakarta: Prenadamedia Group.
Farihin, H. (2023). Etika profetik santri; Resepsi hadis pada tradisi pendidikan pesantren. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(2), 115.
Helvika, D. (2023). Analisis hadis tentang syukur perspektif kesehatan mental (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau), 13.
Muslim ibn al-Ḥajjāj al-Qushairī al-Naisābūrī, A. A. (2003). Ṣaḥīḥ Muslim (hlm. 1144). Beirut: Dār al-Fikr.
Nu’man, F. (1436 H). Syarah al-Arba’in an-Nawawiyah. Gudangbacaan.com.
Pratama, S. (2022). Pengaruh konten video YouTube Den Dimas terhadap pembentukan sikap sosial remaja. Inter Komunika: Jurnal Komunikasi, 7(2), 39.
Ratna, N. K. (2008). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sholikhin, Anwar. (2024, Mei). Analisis channel YouTube Guru Gembul dalam kesantunan berbahasa. Jurnal Rungkat, Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan, 1–10.
Wensinck, A. J. (1965). Al-Mu‘jam al-Mufahras (Juz 1, hlm. 139). India: Net Herlands.
Wensinck, A. J. (1965). Al-Mu‘jam al-Mufahras (Juz 4, hlm. 135). India: Net Herlands.
Wikipedia. (n.d.). Guru Gembul. https://id.wikipedia.org/wiki/Guru_Gembul
Zuhri, S. (2012). Islam tradisi dan peradaban. Yogyakarta: Bina Mulia Press.
Zuhri, S. (2018). Living hadis: Praktik, resepsi, teks, dan transmisi. Yogyakarta: Q-Media.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Al-Hasyimi - Jurnal Ilmu Hadis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





